Sulawesi Barat merupakan provinsi baru di Pulau Sulawesi, Indonesia. Sulawesi Barat adalah provinsi pemekaran dari provinsi Sulawesi Selatan. Provinsi dengan ibukota Mamuju sebagian besar dihuni oleh suku Mandar dibanding dengan suku-bangsa lainnya seperti Toraja, Bugis, Jawa, Makassar dan lainnya. Maka tidak heran jika adat dan tradisi suku Mandar lebih berkembang di daerah ini.

Orang Mandar adalah pelaut-pelaut yang ulung. Ketika berlayar, mereka akan bersandar pada yang baik dan pantang menyerah. Sandeq merupakan sebutan untuk perahu layar tradisional khas masyarakat  suku Mandar, Sulawesi Barat. Perahu ini memiliki panjang lambung sekitar 7—11 m dan lebar 60—80 cm, dan di samping kiri-kanannya dipasang cadik yang  terbuat dari bambu sebagai penyeimbang. Dilihat secara sekilas, perahu ini terkesan  rapuh dan mudah rusak ketika mengarungi ombak. Tetapi, di balik itu semua  tersimpan kekuatan yang luar biasa. Tercatat pada masa lampau, perahu tersebut mampu  berlayar mengarungi beberapa pulau di Nusantara bahkan mampu berlayar sampai ke  Madagaskar.

Rakyat Mandar bercita-cita menjadikan wilayah mereka sebagai wilayah Mandar yang terpandang dan mulia. Salah satu tradisi orang Mandar yang sangat terkenal adalah tradisi penjemputan tamu-tamu kehormatan baik dari dalam maupun luar negeri. Penyambutan tamu kehormatan tersebut sedikit berbeda dari daerah lainnya. Para tamu kehormatan tidak hanya disambut dengan pagar ayu atau pengalungan bunga, tetapi juga dengan Tari Patuddu (Tari Perang), tarian yang biasanya dimainkan oleh anak-anak dengan menggunakan alat tombak dan perisai yang kemudian diiringi irama gendang, tarian ini biasa dibawakan untuk menyambut balatentara kerajaan yang baru saja pulang dari berperang.

Di Kota Mamuju, ibukota Sulawesi Barat, terdapat sebuah tempat wisata yang cukup ramai dikunjungi para  wisatawan, yaitu kawasan Pantai Manakarra. Pantai ini merupakan bagian dari Teluk Mamuju, tempat Pelabuhan Batu berada yang menjadi sentra perhubungan di Kota Mamuju. Bagi masyarakat setempat, Pantai Manakarra identik dengan tempat mangkal anak-anak muda. Namun, pada kenyataannya banyak juga orang dewasa yang datang berkunjung ke pantai untuk berekreasi. Biasanya, pantai ini mereka manfaatkan untuk tempat melepas lelah dengan menikmati indahnya pantai.

Jika wisatawan berkunjung ke Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, belum lengkap rasanya jika tidak singgah di Pantai Palippis. Pantai yang terletak di sisi jalan umum yang menghubungkan beberapa kota di Provinsi Sulawesi Barat dan berada sekitar 20 km dari Kota Polewali ini memiliki panorama alam yang menarik. Pantai Palippis menyuguhkan keindahan panorama pantai dengan pemandangan laut lepas. Pantai ini berada di sisi barat Pulau Sulawesi dan berhadapan langsung dengan laut yang memisahkan antara Pulau Sulawesi dengan pulau Kalimantan dan Pulau Jawa.

Provinsi Sulawesi Utara terletak di jazirah Pulau Sulawesi. Ibukota Sulawesi Utara adalah Manado. Letak dan posisi geografis Sulawesi Utara sebagai wilayah paling utara negara kita dan langsung berbatasan dengan Lautan Pasifik, memiliki potensi yang besar sebagai pintu gerbang kegiatan ekonomi regional dan global. Wilayah ini mempunyai peluang yang cukup besar untuk mengembangkan kerjasama internasional, khususnya perdagangan dengan negara tetangga yang secara geografis berdekatan seperti Filipina dan Malaysia. Jika semuanya itu dapat dilihat secara jeli dan dimanfaatkan daerah ini akan dapat menggalang kerjasama perdagangan regional dan internasional yang menguntungkan. Hal itu akan membuat wilayah Sulawesi Utara menjadi salah satu pusat ekonomi di Indonesia yang memiliki prospek cerah.

Penduduk Sulawesi Utara terdiri atas tiga kelompok etnis utama, masing-masing Suku Minahasa, Suku Sangihe Talaud, dan Suku Bolaang Mongondow. Masing-masing kelompok etnis terbagi pula sub etnis yang memiliki bahasa, tradisi dan norma-norma kemasyarakatan yang khas. Lagu daerah yang akrab mereka nyayikan adalah Si Patokaan dan O Ina Ni Keke. Di Kota Manado dan sekitarnya bahasa yang digunakan sehari-hari adalah Melayu Manado. Bahasa daerah Manado menyerupai Bahasa Indonesia tetapi dengan logat yang khas. Beberapa kata dalam dialek Manado berasal dari bahasa Belanda dan bahasa Portugis karena daerah ini dulu merupakan wilayah penjajahan Belanda dan Portugis.

Musik tradisional dari Kota Manado dan sekitarnya adalah Kolintang. Alat musik ini dibuat dari sejumlah kayu yang berbeda-beda panjangnya sehingga menghasilkan nada-nada yang berbeda. Biasanya untuk memainkan sebuah lagu dibutuhkan sejumlah alat musik Kolintang untuk menghasilkan kombinasi suara yang bagus.

Pariwisata merupakan salah satu sektor potensial yang dimiliki Sulawesi Utara sebagai salah satu sumber daya ekonominya. Potensi wisata di Sulut cukup beragam, di antaranya wisata alam, wisata bahari, dan wisata budaya. Keberadaan Taman Nasional Laut Bunaken dan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone juga berpotensi sebagai salah satu aset wisata alam di Sulawesi Utara.

Kota Bunga di Kota Tomohon terletak sekitar 22 km ke arah timur dari ibukota Provinsi Sulawesi Utara, Manado. Kondisi tanah yang subur dan cuaca yang relatif sejuk ini menjadi faktor  pendukung masyarakat di Tomohon untuk membudidayakan berbagai tanaman bunga. Karena  itu, masyarakat dan pemerintah kota Tomohon mencitrakan dirinya sebagai kota  bunga. Kota bunga ini memiliki  keistimewaan berupa melimpahnya keberadaan taman bunga dengan aktivitas budidayanya, termasuk di dalamnya adalah agenda festival bunga tahunan.

Tak hanya bunga yang bisa dinikmati, wisatawan dapat pula mengunjungi taman  hiburan, pasar tradisional dan pusat perbelanjaan, Gunung Lokon, Gunung Mahawu,  desa kerajinan rumah kayu gaya Minahasa di Woloan, komplek Waruga, bukit Doa, air  terjun Tinoor, Danau Linow, agrowisata di Rurukan dan di Woloan.

Danau Linow sangat unik karena mengandung kadar belerang tinggi dan memiliki warna yang selalu berubah. Hal ini tergantung pada sudut pandang dan pencahayaan danau. Di sekitar danau ini, terdapat satwa endemik berupa burung Blibis dan ribuan serangga yang oleh penduduk setempat dinamakan Sayok atau Komo. Serangga unik yang hidup di air tapi bersayap dan bisa terbang ini menjadi konsumsi penduduk setempat.

Sulawesi Tengah adalah sebuah provinsi di Indonesia dengan ibukota Palu. Kota ini terletak di Teluk Palu dan terbagi dua oleh Sungai Palu yang membujur dari Lembah Palu dan bermuara di laut. Sulawesi Tengah juga memiliki beberapa sungai, diantaranya sungai Lariang yang terkenal sebagai arena arung jeram dan sungai Gumbasa. Juga terdapat danau yang menjadi obyek wisata terkenal yakni Danau Poso dan Danau Lindu.

Banyak kelompok etnis mendiami Sulawesi Tengah, mereka yang tinggal di pantai bagian barat kabupaten Donggala telah bercampur dengan masyarakat Bugis dan masyarakat Gorontalo. Di bagian timur pulau Sulawesi, juga terdapat pengaruh kuat Gorontalo dan Manado, dan sebaran suku Gorontalo di kecamatan Bualemo yang cukup dominan. Sementara masyarakat pegunungan memiliki budaya tersendiri yang banyak dipengaruhi suku Toraja, Sulawesi Selatan. Meski demikian, tradisi, adat, model pakaian dan arsitektur rumah berbeda dengan Toraja, seperti contohnya ialah mereka menggunakan kulit Beringin sebagai pakaian penghangat badan.

Kain tenun Donggala atau sarung sutra Donggala merupakan salah satu  hasil kerajinan tradisional Kabupaten Donggala yang sudah terkenal di seluruh  Nusantara. Dikatakan tenun tradisional, karena proses pembuatannya dilakukan  secara tradisional dengan peralatan yang tradisional dilakukan oleh kaum perempuan di Donggala. Masyarakat Sulawesi Tengah juga memiliki seperangkat pakaian adat yang dibuat dari kulit kayu ivo (sejenis pohon beringin) yang halus dan tinggi mutunya.

Tari masyarakat yang terkenal adalah Dero yang berasal dari masyarakat Pamona, kabupaten Poso dan kemudian diikuti masyarakat Kulawi, kabupaten Donggala. Tarian Dero khusus ditampilkan ketika musim panen, upacara penyambutan tamu, syukuran dan hari-hari besar tertentu. Dero adalah salah satu tarian dimana laki-laki dan perempuan berpegangan tangan dan membentuk lingkaran.

Rumah tradisional Sulawesi Tengah terbuat dari tiang dan dinding kayu yang beratap ilalang hanya memiliki satu ruang besar. Lobo atau Duhunga merupakan ruang bersama atau aula yang digunakan untuk festival atau upacara, sedangkan Tambi merupakan rumah tempat tinggal. Selain rumah, ada pula lumbung padi yang disebut Gampiri.

Sulawesi merupakan zona perbatasan unik di wilayah Asia Oceania, dimana Flora dan Faunanya berbeda jauh dengan yang ada di Asia dengan batas Kalimantan, juga berbeda dengan yang berada di Australia hingga Papua dan Pulau timor. Binatang khas pulau ini adalah Anoa yang mirip kerbau, Babi rusa, Tangkasi, monyet Tonkean, Kuskus yang merupakan varitas binatang berkantung, serta burung Baleo yang bertelur pada pasir yang panas. Hutan Sulawesi juga memiliki ciri tersendiri, didominasi oleh kayu Agatis yang berbeda dengan Sunda Besar yang didominasi oleh Pinang-pinangan. Untuk melindungi flora dan fauna, telah ditetapkan taman nasional dan suaka alam seperti Taman Nasional Lore Lindu, Cagar Alam Morowali, Cagar Alam Tanjung Api dan terakhir adalah Suaka Margasatwa di Bangkiriang.

Selain kekayaan sumberdaya alam hayati, kawasan Taman Nasional Lore Lindu juga kaya dengan batu megalitik yang usianya mencapai ratusan, bahkan ribuan tahun. Batu-batu megalitik tersebut berada di Lembah Besoa dan merupakan monumen batu terbaik di antara batu-batu sejenis di Indonesia. Uniknya, batu-batu tersebut memiliki bentuk yang beraneka ragam. Ada yang berbentuk patung manusia, yang hanya memiliki kepala, bahu dan kelamin. Ada pula yang berbentuk jambangan besar (Kalamba), piringan-piringan (Tutu‘na), berbentuk rata dan cembung (Dakon), serta Martor batu dan tiang penyangga rumah.

Danau Poso merupakan salah satu obyek wisata andalan  Provinsi Sulawesi Tengah. Danau yang berada pada ketinggian ini merupakan danau terbesar ketiga di Indonesia. Danau ini  memiliki panorama alam yang sangat indah dan mempesona, udara yang sejuk, hamparan pantai pasir putih yang berkilau, serta lereng gunung dan hutan di sekitarnya. Pada bulan Agustus, para pengunjung dapat menyaksikan Festival Danau Poso. Dalam festival tersebut  dipertontonkan berbagai macam perlombaan, seperti pagelaran tarian dan busana  adat dari berbagai suku di Sulawesi Tengah.


Tentang Katalog Indonesia

Koleksi informasi obyek wisata tourism travel sejarah kultur budaya keanekaragaman flora dan fauna Indonesia.