Katalog informasi wisata tourism travel sejarah budaya flora fauna Indonesia
Provinsi Sulawesi Utara terletak di jazirah Pulau Sulawesi. Ibukota Sulawesi Utara adalah Manado. Letak dan posisi geografis Sulawesi Utara sebagai wilayah paling utara negara kita dan langsung berbatasan dengan Lautan Pasifik, memiliki potensi yang besar sebagai pintu gerbang kegiatan ekonomi regional dan global. Wilayah ini mempunyai peluang yang cukup besar untuk mengembangkan kerjasama internasional, khususnya perdagangan dengan negara tetangga yang secara geografis berdekatan seperti Filipina dan Malaysia. Jika semuanya itu dapat dilihat secara jeli dan dimanfaatkan daerah ini akan dapat menggalang kerjasama perdagangan regional dan internasional yang menguntungkan. Hal itu akan membuat wilayah Sulawesi Utara menjadi salah satu pusat ekonomi di Indonesia yang memiliki prospek cerah.
Penduduk Sulawesi Utara terdiri atas tiga kelompok etnis utama, masing-masing Suku Minahasa, Suku Sangihe Talaud, dan Suku Bolaang Mongondow. Masing-masing kelompok etnis terbagi pula sub etnis yang memiliki bahasa, tradisi dan norma-norma kemasyarakatan yang khas. Lagu daerah yang akrab mereka nyayikan adalah Si Patokaan dan O Ina Ni Keke. Di Kota Manado dan sekitarnya bahasa yang digunakan sehari-hari adalah Melayu Manado. Bahasa daerah Manado menyerupai Bahasa Indonesia tetapi dengan logat yang khas. Beberapa kata dalam dialek Manado berasal dari bahasa Belanda dan bahasa Portugis karena daerah ini dulu merupakan wilayah penjajahan Belanda dan Portugis.
Musik tradisional dari Kota Manado dan sekitarnya adalah Kolintang. Alat musik ini dibuat dari sejumlah kayu yang berbeda-beda panjangnya sehingga menghasilkan nada-nada yang berbeda. Biasanya untuk memainkan sebuah lagu dibutuhkan sejumlah alat musik Kolintang untuk menghasilkan kombinasi suara yang bagus.
Pariwisata merupakan salah satu sektor potensial yang dimiliki Sulawesi Utara sebagai salah satu sumber daya ekonominya. Potensi wisata di Sulut cukup beragam, di antaranya wisata alam, wisata bahari, dan wisata budaya. Keberadaan Taman Nasional Laut Bunaken dan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone juga berpotensi sebagai salah satu aset wisata alam di Sulawesi Utara.
Kota Bunga di Kota Tomohon terletak sekitar 22 km ke arah timur dari ibukota Provinsi Sulawesi Utara, Manado. Kondisi tanah yang subur dan cuaca yang relatif sejuk ini menjadi faktor pendukung masyarakat di Tomohon untuk membudidayakan berbagai tanaman bunga. Karena itu, masyarakat dan pemerintah kota Tomohon mencitrakan dirinya sebagai kota bunga. Kota bunga ini memiliki keistimewaan berupa melimpahnya keberadaan taman bunga dengan aktivitas budidayanya, termasuk di dalamnya adalah agenda festival bunga tahunan.
Tak hanya bunga yang bisa dinikmati, wisatawan dapat pula mengunjungi taman hiburan, pasar tradisional dan pusat perbelanjaan, Gunung Lokon, Gunung Mahawu, desa kerajinan rumah kayu gaya Minahasa di Woloan, komplek Waruga, bukit Doa, air terjun Tinoor, Danau Linow, agrowisata di Rurukan dan di Woloan.
Danau Linow sangat unik karena mengandung kadar belerang tinggi dan memiliki warna yang selalu berubah. Hal ini tergantung pada sudut pandang dan pencahayaan danau. Di sekitar danau ini, terdapat satwa endemik berupa burung Blibis dan ribuan serangga yang oleh penduduk setempat dinamakan Sayok atau Komo. Serangga unik yang hidup di air tapi bersayap dan bisa terbang ini menjadi konsumsi penduduk setempat.
Koleksi informasi obyek wisata tourism travel sejarah kultur budaya keanekaragaman flora dan fauna Indonesia.