Sekilas Bengkulu

5 Mar 2009 In: Provinsi

Bengkulu (dulu dikenal sebagai Bencoolen, Benkoelen, atau Bengkulen, beberapa menyebutnya Bangkahulu) adalah sebuah provinsi yang terletak di Pulau Sumatera. Di sebelah utara berbatasan dengan Sumatra Barat, di sebelah timur dengan Jambi dan Sumatra Selatan sedangkan di sebelah selatan dengan Lampung. Wilayah bagian Barat Provinsi Bengkulu yang berbatasan dengan Samudera Hindia membentuk pantai sepanjang 525 km. Di bagian Timur kondisi wilayahnya berbukit-bukit dengan dataran tinggi bukit barisan yang subur.

Bengkulu memiliki obyek wisata yang beragam, baik wisata alam, budaya maupun sejarah. Wisata alamnya antara lain Bukit Kaba di Curup, Bukit Belerang Semaleko di Lebong Selatan, Bunga Raflesia Arnoldi di Taba Pananjung. Rekreasi pantainya antara lain pantai Panjang Nala di Gading Cempaka, pantai pasir putih Pulau Baai di Selebar, danau di Selebar, danau Tes di Lebong Selatan, cagar alam Pagar Gunung di Kepahyang, cagar alam Lubuk Tapi di Pino, dan sebagainya. Wisata budayanya antara lain kesenian Tabot, tarian rakyat Enggano, dan kerajinan kain Besurek. Wisata sejarahnya meliputi rumah peninggalan Bung Karno, Benteng Malborough, dan monumen Thomas Par di Teluk Segara.

Penduduk Provinsi Bengkulu berasal dari tiga rumpun suku besar terdiri dari Suku Rejang, Suku Serawai, Suku Melayu. Sedangkan lagu daerah yaitu Lalan Balek. Kain khas dari Bengkulu adalah Kain Besurek (kain bertuliskan huruf Arab gundul). Kepercayaan masyarakat di Provinsi Bengkulu umumnya agama Islam. Upacara adat juga banyak dilakukan masyarakat di Provinsi Bengkulu seperti Sunatan Rasul, upacara adat perkawinan, upacara mencukur rambut anak yang baru lahir.

Salah satu upacara tradisional adalah upacara TABOT yaitu suatu perayaan tradisional yang dilaksanakan dari tanggal 1 sampai dengan tanggal 10 Muharram setiap tahunnya, untuk memperingati gugurnya Hasan dan Husen cucu Nabi Muhammad SAW oleh keluarga Yalid dari kaum Syiah, dalam peperangan di Karbala pada tahun 61 Hijriah. Pada perayaan TABOT tersebut dilaksanakan berbagai pameran serta lomba Ikan-Ikan, Telong–Telong, serta kesenian lainnya yang diikuti oleh kelompok–kelompok kesenian yang ada di Provinsi Bengkulu, sehingga menjadikan ajang hiburan rakyat dan menjadi salah satu kalender wisatawan tahunan.

Salah satu ciri khas yang dikenal dari provinsi ini adalah keberadaan bunga Rafflesia. Rafflesia yang banyak dikenal masyarakat adalah jenis Rafflesia Arnoldii. Jenis ini hanya tumbuh di hutan sumatera bagian selatan, terutama Bengkulu. Satu tempat yang paling bagus dan mudah untuk menemukan bunga Rafflesia Arnoldii ini adalah di hutan sepanjang jalan Bengkulu Curup setelah Kepahyang. Di Bengkulu sendiri, bunga Rafflesia telah dijadikan sebagai motif utama Batik Besurek (batik khas Bengkulu) sejak lama.

Sekilas Jambi

5 Mar 2009 In: Provinsi

Jambi adalah sebuah provinsi Indonesia yang terletak di pesisir timur di bagian tengah Pulau Sumatra. Jambi juga merupakan nama sebuah kota di provinsi ini, yang merupakan kota ibukota provinsi. Propinsi Jambi terletak pada Pantai Timur Pulau Sumatera berhadapan dengan laut Cina Selatan dan Lautan Pasific, pada alur lalu lintas Internasional dan Regional.

Penduduk asli Provinsi Jambi terdiri dari beberapa suku bangsa yaitu Melayu Jambi, Batin, Kerinci, Penghulu, Pindah, Anak Dalam (Kubu), dan Bajau. Mayoritas penduduk Jambi bermukim di sepanjang dan sekitar pinggiran sungai Batanghari.

Suku Kubu atau Anak Dalam dianggap sebagai suku tertua di Jambi, karena telah menetap terlebih dahulu sebelum kedatangan suku-suku yang lain. Mereka diperkirakan merupakan keturunan prajurit-prajurit Minangkabau yang bermaksud memperluas daerah ke Jambi. Ada sementara informasi yang menyatakan bahwa suku ini merupakan keturunan dari suku Wedda dengan suku Negrito, yang kemudian disebut sebagai suku Weddoid.

Kesenian  di Provinsi Jambi yang terkenal antara lain Batanghari, Kipas Perentak, Rangguk, Sekapur Sirih, Selampit Delapan, Serentak Satang. Sedangkan upacara adat yang masih dilestarikan adalah Upacara Lingkaran Hidup Manusia (Berusik sirih bergurau pinang, duduk bertuik tegak betanyo, ikat buatan janji semayo).

Provinsi ini memiliki beberapa kawasan reservasi alam seperti Taman Nasional Kerinci Seblat, Bukit 30 dan Berbak. Kerinci Seblat merupakan kawasan konservasi dengan ekosistem utama lengkap, mulai dari kawasan hutan hujan rendah, sampai ke sub-alpine area. Beberapa wilayah dalam kawasan ini berupa dataran tinggi yang basah seperti rawa danau, rawa air tawar dan danau volcanogenic.

Di Taman Nasional Bukit 30 kawasan dataran rendah di wilayah timur Sumatera, termasuk ke dalam dua propinsi, Riau dan Jambi. Daerah ini juga menarik jika dilihat dari struktur geologi, seperti jajaran kompleks pengunungan 30 dan lipatan sedimen. Satu keunikan lagi dalam kawasan ini adalah adanya suku lama Sumatera yang ditemukan di dalam kawasan ini seperti suku Talang Mamak.

Berbak National Park adalah taman nasional di wilayah pantai timur Sumatera Tengah yang termasuk dalam Ramsar Convention untuk kebutuhan konservasi hutan tanah basah internasional. Keunikan dari taman nasional ini terletak pada ekosistem hutan tanah basah yang menjadi satu kesatuan dengan ekosistem rawa, ekosistem rawa air tawar dan ekosistem pantai.

Sekilas Lampung

5 Mar 2009 In: Provinsi

Lampung adalah sebuah provinsi yang paling selatan di Pulau Sumatra. Di sebelah utara berbatasan dengan Bengkulu dan Sumatra Selatan. Keadaan alam Lampung, di sebelah barat dan selatan, di sepanjang pantai merupakan daerah yang berbukit-bukit sebagai sambungan dari jalur Bukit Barisan di Pulau Sumatera. Di tengah-tengah merupakan dataran rendah. Sedangkan ke dekat pantai di sebelah timur, di sepanjang tepi Laut Jawa terus ke utara, merupakan perairan yang luas.

Obyek wisata meliputi Pelatihan Gajah Way Kambas di Lampung Timur, wisata Bahari Krakatau, dan Danau Ranau.

Kain Tapis adalah pakaian wanita suku Lampung yang berbentuk kain sarung terbuat dari tenun benang kapas dengan motif atau hiasan bahan sugi, benang perak atau benang emas dengan sistim sulam (Lampung; “Cucuk”). Dengan demikian yang dimaksud dengan Tapis Lampung adalah hasil tenun benang kapas dengan motif, benang perak atau benang emas dan menjadi pakaian khas suku Lampung.

Tapis Lampung termasuk kerajian tradisional karena peralatan yang digunakan dalam membuat kain dasar dan motif-motif hiasnya masih sederhana dan dikerjakan oleh pengerajin. Kerajinan ini dibuat oleh wanita, baik ibu rumah tangga maupun gadis-gadis (muli-muli) yang pada mulanya untuk mengisi waktu senggang dengan tujuan untuk memenuhi tuntutan adat istiadat yang dianggap sakral. Kain Tapis saat ini diproduksi oleh pengrajin dengan ragam hias yang bermacam-macam sebagai barang komoditi yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi.

Adapun musik trandisionalnya adalah Klasik Lampung, jenis musik ini biasanya diiringi oleh alat musik gambus dan gitar akustik. Mungkin jenis musik ini merupakan perpaduan budaya Islam dan budaya asli itu sendiri. Beberapa kegiatan festival diadakan dengan tujuan untuk mengembangkan budaya musik tradisional tanpa harus khawatir akan kehilangan jati diri. Festival Krakatau contohnya, adalah sebuah Festival yang diadakan oleh Pemda Lampung yang bertujuan untuk mengenalkan Lampung kepada dunia luar dan sekaligus menjadi ajang promosi pariwisata.

Ada berbagai jenis tarian yang merupakan aset budaya Provinsi Lampung. Salah satu jenis tarian yang terkenal adalah Tari Sembah. Ritual tari sembah biasanya diadakan oleh masyarakat lampung untuk menyambut dan memberikan penghormatan kepada para tamu atau undangan yang datang, mungkin bolehlah dikatakan sebagai sebuah tarian penyambutan. Selain sebagai ritual penyambutan, tari sembah pun kerap kali dilaksanakan dalam upacara adat pernikahan masyarakan Lampung.


Tentang Katalog Indonesia

Koleksi informasi obyek wisata tourism travel sejarah kultur budaya keanekaragaman flora dan fauna Indonesia.