Katalog informasi wisata tourism travel sejarah budaya flora fauna Indonesia
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah sebuah provinsi di Indonesia yang terdiri dari dua pulau utama yaitu Pulau Bangka dan Pulau Belitung serta pulau-pulau kecil yang berjumlah lebih kurang 1000 buah terletak di bagian timur Sumatera, dekat dengan Provinsi Sumatra Selatan. Ibu kota provinsi ini ialah Pangkal Pinang. Selat Bangka memisahkan Pulau Sumatera dan Pulau Bangka, sedangkan Selat Gaspar memisahkan Pulau Bangka dan Pulau Belitung. Di bagian utara provinsi ini terdapat Laut Cina Selatan, bagian selatan adalah Laut Jawa dan Pulau Kalimantan di bagian timur yang dipisahkan dari Pulau Belitung oleh Selat Karimata.
Pulau Bangka sangat terkenal dengan keindahan pantainya. Pada umumnya pantai di Bangka berpasir putih dan halus namun ada juga yang berwarna kuning keemasan seperti bulir padi. Pantainya landai dengan ombak lumayan besar dan dikelilingi oleh batu vulkanik yang unik dan indah. Sedang Pulau Belitung merupakan pulau yang indah dengan pasir putih, pemandangan unik dengan pantai pasir putih yang asli dihiasi oleh batu-batu granit yang artistik dan air laut sejernih kristal, dan dikelilingi oleh ratusan pulau-pulau kecil. Salah satu pantai terbaik dan unik di Indonesia seperti Tanjung Kelayang, Tanjung Binga, Tanjung Tinggi, Pulau Lengkuas, Pantai Punai, Pantai Tanjung Pendam.
Selain objek wisata pantai terdapat juga obyek wisata lainnya antara lain Pesanggrahan Bung Karno Bukit Menumbing, Wisma Ranggam Mentok, Museum Timah Pangkalpinang, perkampungan Cina tradisional Simpang Gedong, Taman Pha Kak Liang di Belinyu, pemandian air panas di Pemali, Sumur Dewi Kuan In di Sungailiat, lokasi film Laskar Pelangi di Gantung.
Makanan tradisionalnya antara lain Lempah kuning adalah masakan khas dari Pulau Bangka. Bahan dasar makanan ini adalah ikan laut dan dapat juga memakai daging, yang kemudian diberi bermacam bumbu dapur seperti kunyit, bawang merah dan putih serta lengkuas dan terasi atau belacan yang khas dari daerah Bangka. Selain itu ada juga Rusip yang terbuat dari daging ikan Bilis, Mie Bangka, Martabak Bangka atau Hok Lopan atau Van De Cock, Ca Kwe.
Adapun upacara adat yang masih dilakukan antara lain Sepintu Sedulang, ritual yang lebih dikenal dengan sebutan Nganggung, di mana masyarakat mengumpulkan makanan untuk dimakan siapa saja yang hadir di masjid. Rebo Kasan, upacara yang dilaksanakan sebagai rasa syukur kepada Allah agar mereka terhindar dari bencana sebelum ke laut mencari ikan. Ceriak Nerang, upacara yang dilakukan setelah panen padi sebagai puji syukur pada Allah. Perang Ketupat dan Mandi Belimau upacara yang diadakan setiap menyambut Ramadhan.
Banten adalah sebuah provinsi di pulau Jawa, Indonesia. Provinsi ini dulunya merupakan bagian dari provinsi Jawa Barat, namun dipisahkan sejak tahun 2000. Wilayahnya mencakup Serang, Lebak, Pandeglang, Tangerang, Kota Cilegon, Kota Serang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan. Ibukotanya kota Serang.
Kondisi sosial budaya masyarakat Banten diwarnai oleh potensi dan kekhasan budaya masyarakatnya yang sangat variatif, mulai dari seni bela diri Pencak Silat, Debus, Rudat, Umbruk, tari Saman, tari Topeng, tari Cokek, Dog-Dog, Palingtung, dan Lojor. Meski kesenian di Banten banyak ragamnya, Debus merupakan kesenian yang paling populer. Hampir semua seni tradisionalnya sangat kental diwarnai dengan etika Islam.
Ada juga seni tradisional yang datang dari luar kota Banten, tapi semua itu telah mengalami proses akulturasi budaya sehingga terkesan sebagai seni tradisional Banten, misalnya seni kuda lumping, tayuban, gambang kromong dan tari cokek. Disamping itu juga terdapat peninggalan warisan leluhur antara lain Masjid Agung Banten Lama, Makam Panjang, Masjid Raya Al-A’zhom.
Suku Baduy merupakan suku asli Sunda Banten yang masih terjaga tradisi anti modernisasi, baik cara berpakaian maupun pola hidup lainnya. Suku Baduy Rawayan tinggal dikawasan Cagar Budaya Pegunungan Kendeng di daerah Kenekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak. Perkampungan masyarakat Baduy umumnya terletak di daerah aliran sungai Ciujung di pegunungan Kendeng. Daerah ini dikenal sebagai wilayah tanah titipan dari nenek moyang, yang harus dipelihara dan dijaga baik-baik, tidak boleh dirusak, tidak boleh diakui sebagai hak milik pribadi.
Rumah adatnya adalah rumah panggung yang beratapkan daun atap dan lantainya dibuat dari pelupuh yaitu bambu yang dibelah-belah. Sedangkan dindingnya terbuat dari bilik (gedek). Untuk penyangga rumah panggung adalah batu yang sudah dibuat sedemikian rupa berbentuk balok yang ujungnya makin mengecil seperti batu yang digunakan untuk alas menumbuk beras.
Wisata alam yang dapat ditemui di Banten antara lain Taman Nasional Ujung Kulon, Pulau Umang dan Gunung Krakatau. Ujung Kulon merupakan salah satu taman nasional dan lokasi konservasi alam terindah di dunia. Di lokasi ini, kita dapat melihat keindahan hutan tropis. Badak bercula satu merupakan primadona daya tarik dari lokasi ini. Lokasi ini terdiri atas beberapa pulau kecil, beberapa di antaranya adalah pulau Peucang, Handeuleum, Panaitan, dan gunung Honje. Ciri khas taman nasional ini adalah perannya sebagai tempat berkembangbiaknya berbagai jenis hewan yang dilindungi, misalnya Badak Jawa, Rusa, Menjangan, Banteng, Primate, Babi Hutan, Kucing Hutan, Lemur, dan berbagai jenis burung.
Pulau Umang terletak di kawasan objek wisata pantai Pandeglang, berdekatan dengan kawasan wisata Tanjung Lesung. Kawasan wisata ini dikelola oleh sebuah perusahaan swasta yang menyediakan berbagai fasilitas rekreasi dan hiburan yang menarik. Di pulau ini, terdapat resort yang ditata dengan sentuhan artistik alami, dilengkapi dengan ruang pertemuan, kafe, spa, pusat bisnis, sunset lounge, klub pantai, kolam renang dan sebagainya.
Gunung Krakatau yang terletak di perairan selat Sunda merupakan salah satu gunung yang terkenal di dunia, karena letusannya yang dahsyat pada tahun 1883. Ledakan gunung Krakatau kemudian membentuk anak gunung yang kini dikenal sebagai Anak Krakatau yang muncul ke permukaan pada tahun 1928 yang hingga kini masih tetap aktif. Berada di selat Sunda, kawasan wisata alam ini mudah dicapai dari pantai Carita Anyer sekitar satu jam dengan menggunakan perahu motor. Lokasi wisata ini menawarkan wisata alam seperti misalnya berkemah, berjalan kaki, memancing, dan pemandangan alam laut yang indah.
Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DKI Jakarta) adalah sebuah provinsi sekaligus ibu kota negara Indonesia. Jakarta terletak di bagian barat laut Pulau Jawa. Jakarta bersama metropolitan Jabotabek dengan penduduk sekitar 23 juta jiwa merupakan wilayah metropolitan terbesar di Indonesia atau urutan keenam dunia. Kini wilayah Jabotabek telah terintegrasi dengan wilayah Bandung Raya, di mana megapolis Jabotabek-Bandung Raya mencakup sekitar 30 juta jiwa, yang menempatkan wilayah megapolis ini di urutan kedua dunia, setelah megapolis Tokyo.
Saat ini pintu masuk internasional Jakarta dapat melalui Bandara Soekarno-Hatta dan Pelabuhan Tanjung Priok. Sejak tahun 2004 Jakarta memiliki moda transportasi terpadu, yang dikenal dengan Transjakarta. Selain istana negara, Jakarta juga merupakan kantor pusat Bank Indonesia dan Bursa Efek Indonesia.
Berbagai obyek wisata dan rekreasi di Jakarta yang menarik untuk dikunjungi antara lain Pelabuhan Sunda Kelapa, Museum Gajah, Museum Fatahillah, Monumen Nasional (Monas), Kebun Binatang Ragunan, Taman Mini Indonesia Indah dan Teater Imax Keong Emas, Taman Ria Senayan, Dunia Fantasi, Taman Impian Jaya Ancol dengan Sea World-nya dan Pulau Seribu serta masih banyak lagi.
Sebagai Ibukota Negara Republik Indonesia, Jakarta merupakan titik pertemuan budaya nasional dan internasional. Jakarta menjadi barometer perkembangan budaya bangsa Indonesia. Berbagai atraksi budaya, kuliner, dan seni ditampilkan secara rutin dalam berbagai event kebudayaan di Pusat Kota Jakarta.
Budaya Jakarta merupakan budaya mestizo, atau sebuah campuran budaya dari beragam etnis. Sejak zaman Belanda, Jakarta merupakan ibu kota Indonesia yang menarik pendatang dari seluruh Nusantara. Suku-suku yang mendiami Jakarta antara lain, Jawa, Sunda, Minang, Batak, dan Bugis. Selain dari penduduk Nusantara, budaya Jakarta juga banyak menyerap dari budaya luar, seperti budaya Arab, Tiongkok, India, dan Portugal.
Suku Betawi sebagai penduduk asli Jakarta agak tersingkirkan oleh penduduk pendatang. Mereka keluar dari Jakarta dan pindah ke wilayah-wilayah yang ada di provinsi Jawa Barat dan provinsi Banten. Budaya Betawi pun tersingkirkan oleh budaya lain baik dari Indonesia maupun budaya barat. Untuk melestarikan budaya Betawi, didirikanlah cagar budaya di Situ Babakan.
Untuk musik tradisional di Jakarta, seperti Tanjidor dan Gambang Kromong, terdapat pengaruh baik etnis Sunda seperti penggunaan Rebab dan Terompet tradisional. Ada pula pengaruh asing seperti halnya Trombone dan Gitar dari Eropa dan beberapa irama musik tradisional Tionghoa.
Pada program “Enjoy Jakarta” di tahun 2005, Jakarta mengembangkan pariwisata di pusat-pusat perbelanjaan, dikenal sebagai “Mall” atau “Plaza”. Di samping pusat pemerintahan dan perdagangan, pemerintah juga mencanangkan Jakarta sebagai kota wisata belanja, seperti halnya Singapura dan Tokyo. Saat ini Jakarta merupakan salah satu kota di Asia yang banyak memiliki pusat perbelanjaan.
Jakarta merupakan kota internasional yang banyak menyajikan makanan khas dari seluruh dunia. Di wilayah-wilayah yang banyak didiami oleh para ekspatriat asing, seperti di daerah Menteng, Kemang, Pondok Indah, dan daerah pusat bisnis Jakarta, tidak sulit untuk menjumpai makanan-makanan khas asal Eropa, China, Jepang dan Korea. Jakarta juga memiliki makanan khasnya, yang paling terkenal adalah Kerak Telor dan Soto Betawi.
Koleksi informasi obyek wisata tourism travel sejarah kultur budaya keanekaragaman flora dan fauna Indonesia.