Kalimantan Barat adalah sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di Pulau Kalimantan dan beribukotakan Pontianak yang terletak tepat di garis ekuator (khatulistiwa). Daerah Kalimantan Barat termasuk salah satu daerah yang dapat dijuluki Provinsi Seribu Sungai. Julukan ini selaras dengan kondisi geografis yang mempunyai ratusan sungai besar dan kecil yang diantaranya dapat dan sering dilayari. Beberapa sungai besar sampai saat ini masih merupakan urat nadi dan jalur utama untuk angkutan daerah pedalaman, walaupun prasarana jalan darat telah dapat menjangkau sebagian besar kecamatan.

Walaupun sebagian kecil wilayah Kalimantan Barat merupakan perairan laut, akan tetapi Kalbar memiliki puluhan pulau besar dan kecil (sebagian tidak berpenghuni) yang tersebar sepanjang Selat Karimata dan Laut Natuna yang berbatasan dengan wilayah Provinsi Riau.

Perbatasan Kalimantan Barat yang lain dibentuk oleh pegunungan yang dikelilingi oleh aliran Sungai Kapuas yang mengairi sebagian besar daerah provinsi ini. Daerah Kalimantan Barat dibagi menjadi dua area perkotaan dan sepuluh daerah pedesaan. Kota Pontianak dan Singkawang, sedang daerah lainnya yaitu kabupaten Sambas, Bengkayang, Ketapang, Landak, Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi, Kapuas Hulu, Kayong Utara dan Kubu Raya.

Propinsi ini memiliki potensi wisata yang beragam yakni berupa wisata alam, agrowisata, dan wisata budaya. Wisata alam antara lain berupa pemandangan alam pegunungan, pantai laut, danau, hutan tropis dengan aneka ragam flora dan fauna, air terjun yang indah di Pande Kembayung dan Riam Kanebak, dan sebagainya.

Kalimantan Barat memiliki beberapa wisata menarik seperti: Monumen Khatulistiwa, Istana Kadriyah, Pantai Pasir Panjang, Danau Sentarum, Taman Agro Wisata Bougainvillea, Taman Batu Belimbing, Taman Nasional Bukit Kelam dan Rumah Panjang Kopar.

Sebagai salah satu daerah di Indonesia, Kalimantan Barat memiliki banyak sumber daya alam seperti hutan hujan tropis dengan berbagai jenis flora dan fauna. Sebagian besar daerah ini telah ditetapkan sebagai kawasan hutan konservasi.

Daerah Kalimantan Barat dihuni oleh aneka ragam suku bangsa. Suku bangsa mayoritasnya yaitu Dayak, Melayu dan Tionghoa, selain itu terdapat juga suku-suku bangsa lain, antara lain Bugis, Jawa, Madura, Minangkabau, Sunda, Batak.

Rumah tradisional yang ada yaitu rumah panjang di Kalimantan Barat umumnya disebut Betang, adalah suatu bangunan tradisional yang dimiliki oleh beberapa kelompok Dayak yang ada di Kalimantan Barat. Pembagian ruangan atau bilik yang ada didalam Betang mencerminkan stratifikasi dari sistem yang unik dari masyarakat yang tinggal di dalamnya. Bagian tengah dari betang adalah untuk aktivitas yang bersifat publik, sedangkan bagian depan digunakan untuk menjemur padi dan komoditas lainnya. Ruang belakang biasanya untuk keperluan memasak, tidur dan tempat berkumpul bagi seluruh anggota keluarga. Pemisahan ruangan ini mencerminkan pemisahan antara wilayah sosial, individu dan fasilitas umum.